Hari yang melelahkan, salah satu member Super Junior, Leeteuk baru selesai siaran di Sukira bersama Eunhyuk. Sesampainya di dorm, Leeteuk berjalan menuju kamarnya berniat untuk istirahat sedangkan Eunhyuk berjalan menghampiri Donghae yang berada di depan computer yang hanya satu-satunya itu.
“Pinjam pakai computer itu..aku mau online twitter sekalian cek email dan cyworld..” kata Eunhyuk.
“Bentar..email Leeteuk hyung nggak sign out, tadi aku liat ada yang kirim email..” jawab Donghae dan berlari ke kamar Leeteuk untuk memanggilnya.
Leeteuk keluar dari kamarnya dan membuka inbox email, dia membaca dengan perlahan email yang dikirim padanya itu.
“Dari siapa,hyung? Koq, serius amat bacanya?” tanya Eunhyuk.
“Dari cewek itu, cewek yang pernah aku ceritakan itu..dia sering kirim email padaku dan selalu mendukung Super Junior terutama aku..” jawab Leeteuk.
Setelah selesai membacanya, Leeteuk membalas email dari fans itu.
Kamsahamnida karena kau selalu mendukung Super Junior dan aku yang menjadi leader. Aku sangat senang ada seorang fans yang sangat memperhatikan kami. Semoga kita bisa menjadi teman baik walau hanya lewat email.
Keesokkan paginya mereka bangun pagi dan memulai semua jadwal mereka yang sangat padat itu. Dan pada saat siaran di Sukira bersama Eunhyuk, Leeteuk sempat mengungkit sedikit tentang cewek yang mengirim email padanya itu.
“Karena ini adalah siaran radio yang live, jadi aku ingin menyampaikan sesuatu untuk seseorang yang aku kenal bernama Yoora..aku tidak tahu apakah dia mendengarnya atau tidak, tapi aku hanya ingin mengucapkan terima kasih padanya karena selalu memberi semangat padaku yang sangat sibuk dengan banyak schedule..” katanya.
“Yoora?? Hyung, apa dia adikmu? Adik angkat maksudku..” tanya Eunhyuk sambil tersenyum.
“Adik angkat?? Ya..bisa disebut begitu..dia orang yang sangat baik dan perhatian padaku, aku ingin sekali bertemu dengannya..” jawab Leeteuk.
Setelah siaran selesai, beberapa member Super Junior yang ada di lokasi Sukira agak heran dengan Leeteuk karena dia tiba-tiba mengungkit tentang Yoora, cewek yang sama sekali tidak dikenalnya itu.
“Hyung, kau kenapa tiba-tiba mengungkit soal cewek itu?” tanya Siwon.
“Aku teringat padanya yang sangat perhatian padaku, bagaimanapun juga dia adalah ELF, fans Super Junior..” jawab Leeteuk.
“Bukan fans Super Junior, tapi fans Leeteuk.. Selama ini hyung siaran di Sukira tidak pernah mengungkit tentang fans siapapun itu, tapi kenapa kau bisa mengungkit cewek itu hari ini?” tanya Eunhyuk heran.
“Sudahlah..hanya masalah Yoora saja kalian ribut..Ayo pulang, sudah capek nih..” kata Leeteuk dan berjalan pergi dari mereka.
Aku merasa sangat dekat dengan Yoora, apa yang terjadi padaku? Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Gara-gara dia sering mengirim email padaku, aku jadi terus teringat padanya. Tidak mungkin aku menyukainya, kami tidak pernah bertemu sekalipun.
Sesampainya di dorm, Leeteuk melepaskan sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah serta segera berjalan ke kamarnya untuk ganti pakaian.
“Hyung, ada email untukmu..” kata Kyuhyun yang sedang asik bermain game online.
Setelah berganti pakaian, Leeteuk keluar dari kamarnya dan mulai membuka emailnya.
“Oppa..pesan di Sukira hari ini, aku sudah mendengarnya..aku senang kau menganggapku sebagai adikmu, aku juga senang kau mau membalas emailku..aku ingin sekali bertemu denganmu, tapi sepertinya itu tidak mungkin..Oppa, always be healthy and happy forever..” isi pesan Yoora.
“Hyung, dari Yoora lagi?? Sepertinya kau sangat rajin membalas semua pesan Yoora..” kata Donghae.
“Aku tidak tahu kenapa aku merasa dekat dengannya, tapi tidak ada salahnya aku membalasnya..” jawab Leeteuk.
Leeteuk masuk kembali ke kamarnya dan menghempaskan tubuhnya ke tempat tidurnya. Dia sendiri masih heran dan aneh pada dirinya yang setiap saat selalu melihat bayangan nama Yoora.
Kau sudah mendengar pesanku di Sukira? Baguslah..mulai sekarang aku bersedia menjadi oppa yang baik untukmu. Kau ingin bertemu denganku? Nothing impossible, aturlah waktumu dan hubungi aku maka kita akan bisa bertemu di suatu tempat.
Leeteuk masih melamun dan tampak memikirkan sesuatu. Sudah 1 tahun ini dia berhubungan dengan Yoora lewat email dan tidak pernah bertemu sekalipun. Mulai muncul di benak Leeteuk untuk mencari tahu tentang Yoora.
Keesokkan paginya seperti biasa Super Junior melakukan schedule mereka yang padat itu. Hari ini mereka ada latihan dance. Setelah setengah jam berlatih, Leeteuk duduk untuk istirahat.
“Hyung, kau kenapa? Sepertinya tidak semangat hari ini, biasanya kau bisa tahan latihan selama 1 jam..” tanya Shindong.
“Pasti kemarin tidak bisa tidur gara-gara mikirin Yoora..” jawab Eunhyuk.
“Yoora lagi? Ngapain mikirin dia? Haihz.” kata Kyuhyun.
“Aku berniat mencari tahu tentang Yoora segera..” kata Leeteuk pada mereka.
“MWO?!” teriak mereka semua.
“Kau yakin, hyung? Kami tidak salah dengar kalau kau mau mencari cewek itu? Tapi untuk apa, hyung?” tanya Siwon.
“Aku ingin tahu sebenarnya dia siapa, kenapa dia begitu perhatian padaku..” jawab Leeteuk.
Leeteuk membuka emailnya dan melihat ada pesan baru yang masuk di inbox.
“Benarkah kau akan menjadi oppa yang baik untukku? Aku senang mendengarnya..aku juga tahu tidak ada yang mustahil, aku pasti bisa bertemu denganmu..sebelum itu, aku ingin oppa tahu perasaanku yang sebenarnya..Oppa, saranghae~” isi pesan Yoora.
Leeteuk terkejut membacanya, Yoora mengatakan bahwa ia mencintai Leeteuk. Apa maksudnya ini? Apa ini hanya kata-kata “saranghae” seperti yang dikatakan fans lainnya pada Super Junior?
Saranghae? Sebagai fans atau sebagai seorang perempuan? Aku berjanji akan menjadi oppa yang baik untukmu dan aku akan berusaha mencarimu. Aku ingin tahu tentang dirimu, kau orang yang seperti apa. Aku ingin tahu semuanya, semoga kita bisa bertemu secepatnya.
Setelah Leeteuk membalas pesan itu, dia segera meminta bantuan pada managernya untuk mencari tahu tentang Yoora dan tempat tinggalnya. Mereka kembali melanjutkan latihan dance, tapi anggota yang lain masih terkejut dengan kata-kata Leeteuk.
Setelah lewat 1 minggu, Leeteuk mendapat kabar dari managernya tentang Yoora tapi belum berhasil mendapatkan alamatnya. 1 minggu itu berlalu tanpa ada email dari Yoora lagi, kabar Yoora di email Leeteuk sepertinya menghilang tiba-tiba.
“Hyung..Yoora tidak mengirim email lagi untukmu?” tanya Eunhyuk.
“Tidak..mungkin dia sedang sibuk dengan kegiatannya jadi tidak ada waktu..” jawab Leeteuk.
“Orang seperti dia bisa tidak punya waktu?? Tidak punya waktu untuk mengirim email pada pujaan hatinya?? Impossible~” kata Kyuhyun.
Minggu demi minggu berlalu, akhirnya 3 bulan berlalu tapi Yoora tidak pernah mengirim apapun lagi pada Leeteuk. Leeteuk mulai gelisah dengan keadaan ini, data tentang Yoora yang dia dapatkan sama sekali belum lengkap.
“Leeteuk..coba kamu lihat ini..” kata managernya dan menyodorkan secarik kertas yang penuh dengan tulisan.
“Ini alamatnya?” tanya Leeteuk bersemangat.
“Ya, ini alamat rumahnya dan sepertinya tidak jauh dari apartemen kalian..” jelas managernya.
Leeteuk segera menuju dorm dan mengganti pakaian, dia juga mengajak beberapa anggota Super Junior yang tidak ada schedule hari itu. Mereka berangkat ke alamat yang diberikan managernya.
Sesampainya mereka di ujung jalan rumah Yoora, mereka melihat banyak orang yang memakai pakaian hitam seperti sedang berkabung. Mobil mereka berhenti tepat di seberang alamat rumah yang diberikan manager itu.
“Hyung, kau tidak salah alamat yah? Koq ada yang meninggal disini?” tanya Eunhyuk.
“Tidak, ini sudah sesuai dengan alamat yang ditulis manager..” jawab Leeteuk.
“Kita coba turun saja sambil tanya-tanya..” kata Ryeowook.
Mereka turun dari mobil dan berjalan menuju rumah itu. Mereka coba melihat nama yang ada di papan bunga.
“Yoora??” teriak Eunhyuk.
Leeteuk menoleh ke arah Eunhyuk dengan wajah yang terkejut, lalu dia berlari ke dalam dan memberanikan diri untuk bertanya.
“Apa saya boleh tahu ini siapa yang meninggal? Yoora yang meninggal?” tanya Leeteuk dengan air mata yang hampir mengalir.
“Iya..ini Yoora yang meninggal, dia mengidap leukemia yang sudah sangat parah..” jawab seseorang yang datang melayat.
Leeteuk berjalan keluar dengan sempoyongan dan Eunhyuk segera menggandengnya. Leeteuk menghentikan langkahnya dan menoleh ke dalam rumah itu.
“Hei..kau yang disebut sebagai Super Junior?” panggil seseorang dari dalam.
“Ya..kami anggota Super Junior..ada apa?” tanya Eunhyuk.
“Apakah Leeteuk datang bersama kalian? Suruh dia masuk..” kata orang itu lagi.
Leeteuk berjalan perlahan masuk ke dalam, disana dia melihat foto Yoora yang terpampang dan orang-orang memberi penghormatan terakhir. Keluarganya berdiri di samping dan menangis.
“Kau yang namanya Leeteuk?” tanya seseorang yang adalah ibu Yoora.
“Ya..aku Leeteuk..” jawab Leeteuk pelan menahan air mata.
“Kenapa kau tidak berani masuk? Gara-gara kau anakku yang tinggal satu-satunya itu meninggal..Gara-gara dia tidak bisa bertemu denganmu, dia pasrah dan memilih untuk meninggal..” kata ibu Yoora menangis sambil memukul Leeteuk.
“Sorry..aku bukan tidak berani masuk, tapi aku tidak sanggup melihat semua ini..Aku sudah berusaha mencari tahu tentang dia tapi baru sekarang aku mengetahuinya..” jawab Leeteuk dengan air mata yang berlinangan.
Tiba hari pemakaman, Leeteuk dan beberapa anggota Super Junior datang ke kuburan. Leeteuk berlutut di depan batu nisan Yoora dengan air mata yang terus mengalir.
“Sorry..aku tidak bisa cepat menemukanmu..kalau saja aku cepat bertemu denganmu, pasti kau masih punya kesempatan menemuiku..Aku menyesal dan sangat menyesal..” kata Leeteuk.


